Semua kisah itu terus datang dan pergi. Rasa kehilanganpun seakan muncul satu per satu. Waktu, energi, uang, kesempatan, hanya hilang jadi ingatan. Coba ingatlah apa yang terjadi kemarin, kenangan terindah apa yang terjadi 2 bulan lalu, atau momen paling bahagia yang dikira bakal selamanya, apa kita bisa kembali ke waktu itu? Oh, jangankan kembali, bisakah kita hanya melihat rekaman yang mampu membawa kebahagiaan itu kembali? Well, sekalipun dslr 24 mpixel pun hanya berupa sebuah gambar mati yang indah. Karena yang hilang itu, hanya jadi ingatan..
Well, I'm sorry for my friends whom I missed. I'm afraid that I'm not a chat-type person. Believe me, I'm terrible at it. ;')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar